
Data Mining Untuk
Ketimpangan Pembangunan
Wilayah
Deskripsi
Ketimpangan pembangunan antarwilayah selalu menjadi tantangan struktural yang kompleks di Indonesia. Selama ini, analisis pembangunan wilayah sering kali terbatas pada pendekatan statistik deskriptif tradisional yang belum mampu menangkap dinamika data sosial-ekonomi, sektoral, dan spasial secara komprehensif.
Buku referensi Data Mining Untuk Ketimpangan Pembangunan Wilayah hadir menawarkan cara baru di era digital dengan mengintegrasikan ilmu ekonomi regional, perencanaan wilayah, dan data science. Buku ini memandu pembaca untuk memahami, memetakan, dan menganalisis disparitas daerah secara lebih objektif dan berbasis data. Melalui pembahasan yang aplikatif, pembaca diajak mengeksplorasi konsep dasar seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Gini Ratio, Tipologi Klassen, dan Location Quotient (LQ).
Konsep-konsep tersebut kemudian diolah menggunakan algoritma clustering mutakhir, mulai dari K-Means, K-Medoids, Hierarchical Agglomerative Clustering (HAC), DBSCAN, Gaussian Mixture Model (GMM), hingga inovasi Modified HAC berbasis LQ. Teknik-teknik ini dibuktikan secara nyata mampu mengungkap klaster kemiskinan, mendeteksi wilayah anomali (outlier), dan membedah struktur ekonomi sektoral yang selama ini tersembunyi.
Buku ini sangat direkomendasikan sebagai panduan praktis maupun teoretis bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi pembangunan, hingga pengambil kebijakan di tingkat daerah maupun pusat. Kebijakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan tidak lagi bisa lahir dari asumsi semata, melainkan harus berakar pada pola data yang dianalisis dengan tepat.
Informasi Buku
Bahasa : Indonesia
Penerbit : InTechPress
Penulis : Tb Ai Munandar
Tahun Terbit : 2026
Halaman : xii, 207
Format : PDF
